Harry Kane Dibayangi Tawaran City, Pep Guardiola Balas Nyinyir Jurgen Klopp

15 Agustus 2021, 20:33 WIB
Pep Guardiola dan Harry Kane /Publiktanggamus.com/Syaiful Amri

 

PUBLIKTANGGAMUS.COM - Spekulasi Harry Kane merapat ke Manchester City terus menguat.  

Rumor ini pun mempengaruhi jelang pertemuan Tottenham Hotspur versus Manchester City di laga perdana yang sebentar lagi berlangsung, Minggu 15 Agustus 2021.  

Baca Juga: Bernardeschi Persembahkan Gol Mahakarya, Bersua Atalanta Allegri Singgung Penampilan Ronaldo

Apalagi bandrol yang ditawarkan untuk penyerang Inggris ini lumayan besar. Berkisar 127 juta ponsterling atau sekitar Rp175 miliar.

Menanggapi rumor tersebut, penjaga gawang Tottenham Hotspur Hugo Lloris meyakini jika Kane akan tetap bertahan. Minimal dalam kurun waktu satu musim.

Baca Juga: Old Trafford Kembali Bergairah, Manchester United Pimpin Klasemen Sementara

”Dia bahagia. Tidak ada keraguan bagi kami. Harry Akan tampil profesional,” ujar Lloris seperti dikutip Publiktanggamus.com dari Goal.

Untuk diketahui, Kane memang sempat terlambat mengikuti laga pramusim. Sehingga wajar jika rumor kepindahannya ke City terus menguat.

Baca Juga: Bawa Pulang Tiga Poin, Ini Lawatan Mengesankan Liverpool ke Norwich

”Meski saya tak akan merinci situasinya, saya ingin membuat klarifikasi bahwa saya tidak pernah dan tidak akan pernah menolak berlatih. Saya tetap di Spurs,” tegas Kane dalam satu kesempatan.

Sikap City yang terkesan lapar asupan pemain anyar, juga mendapat kritik dari arsitek Liverpool Jurgen Klopp.

Baca Juga: Manuel Locatelli Gagal Berkostum Juventus, Ini Penyebabnya

Ia mengimplikasikan City menguntungkan kondisi keuangan yang ada untuk menarik sejumlah pemain bukan memaksimalkan pemain yang ada saat ini.

Sontak kritik Jurgen Klopp dibalas Pep Guardiola.

”Beberapa pemilik mengincar keuntungan, pemilik kami tidak menginginkan keuntungan. Jadi mereka tidak berinvestasi di tim,” tegas Guardiola.

 Baca Juga: Pelatih Persiraja Pantau Terus Perkembangan Fisik Pemain

”Kami sangat mengikuti peraturan. Di klub kami, para pemilik memang tidak ingin kehilangan uang tetapi mereka ingin belanja, jadi kami bisa melakukannya,” timpalnya.

Ditambahkan Guardiola, bertahun-tahun lamanya Manchester United memenangkan banyak gelar. Kondisi tersebut karena mereka berbelanja lebih banyak dari klub lain.

”Ingat tidak? Saat itu Man city tak bisa melakukannya karena kami tidak dimiliki oleh pemilik yang sekarang,” tandas Guardiola.***

Editor: Syaiful Amri

Sumber: Dari berbagai sumber, PRMN, VIU

Tags

Terkini

Terpopuler